Kategori
Tips

Perbedaan Social Distancing dan Lockdown Dalam Penanganan Virus Covid-19

Holaa Dear.. đź’›

Welcomeback to Aestheticsblog đź‘‹

Now i want to share about ” what’s a benefits of Lockingdown”

Let’s go to the topic ⬇️


Saat ini sedang beredar berita tentang virus yang mengerikan. Virus ini tidak mematikan,untuk sebagian orang yang memang tidak memiliki riwayat penyakit seperti, jantung, diabetes, dll. Yaaaa virus tersebut dinamakan “Virus Covid-19” atau terkenal dengan “Virus Corona”.

Virus ini berasal dari Wuhan-China. Badan kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan virus ini sebagai pandemi atau wabah penyakit global. Yang sekarang sudah tersebar di beberapa negara dengan begitu cepat. Hingga Rabu (18/3/2020), total ada 198.422 kasus corona di seluruh dunia. Termasuk negara Indonesia, tak disangka di negara Indonesia tersebar dengan cepat sekali.

Indonesia

Orang diperiksa : 1.727

Positif Covid-19 : 309

Sembuh (Positif Covid-19) : 15

Meninggal (Positif Covid-19) : 25

Negatif Covid-19 : 1.418

(Info akurat dari COVID-19 GO. ID)

Bagaimana cara mencegah atau mengantisipasi agar tidak terinfeksi virus ini?

Ada beberapa tips atau cara untuk mengamankan diri agar tidak terinfeksi virus ini, yaitu dengan mencuci tangan sebelum memegang apapun, memakai masker, dan Isolasi diri atau yang biasa disebut dengan “Sosial Distancing” dan “Lockdown”. Sejumlah negara mulai memberlakukan kebijakan social distancing hingga lockdown di negara mereka.

Berikut beberapa arti untuk istilah-istilah dalam penanganan virus Covid-19 :

1. Social Distancing

Upaya social distancing perlu dipahami sebagai salah satu bentuk pencegahan penularan COVID-19, selain untuk mengurangi beban layanan kesehatan masyarakat. Definisi social distancing adalah mengurangi jumlah aktivitas diluar rumah dan interaksi tatap muka dengan orang lain secara langsung.langkah ini termasuk menghindari pergi ke tempat ramai.

Saat menerapkan Social Distancing, lembaga otoritas kesehatan di negara bagian New South Wales (NSW Health), Australia, mengatakan pergi ke kantor atau menggunakan transportasi umum masih diperbolehkan. Namun, kita harus menjaga jarak sekitar 1,5 meter dan kita juga harus menghindari berkumpul di keramaian seperti berkumpul dengan teman atau datang ke acara pernikahan. Usahakan kita menjaga dulu untuk tidak melakukan kontak fisik secara langsung, seperti berjabat tangan, berpelukan, berciuman dll. Karena, virus Corona menyebar melalu ‘droplet’ atau tetesan air liur.

Metode social distancing sudah diterapkan di kota Wuhan-China, tempat tersebarnya Virus Corona berasal. Tak hanya social distancing, provinsi Wuhan juga menerapkan lockdown yang ketat. Namun, di negara-negara lain, lockdown belum tentu berhasil menekan laju penyebaran virus Corona.

2. Lockdown

Berbeda dengan social distancing yang sifatnya madih berupa imbauan dan dilakukan atas kesadaran tiap individu, status lockdown Adalah tindakan yang dilakukan pemerintah dengan “memaksa” menutup sejumlah tempat dan kawasan.

Lockdown adalah situasi yang melarang warga untuk masuk ke suatu tempat karena kondisi darurat. Lockdown juga bisa berarti negara yang menutup perbatasannya, agar tidak ada orang yang masuk atau keluar dari negaranya.

di negara seperti Perancis dan Spanyol istilah Lockdown adalah menutup semua tempat yang tidak vital, seperti restoran, bioskop, tempat wisata. Namun, supermarket, bank, apotek dan layanan publik seperti transportasi umum masih beroperasi. Meski ada pembatasan siapa dan berapa orang yang dapat memasuki tempat tersebut.

Pahami Agar Tidak Panik

Meski lockdown sudah diterapkan sejak 9 Maret , sejumlah warga Italia di laporkan masih bersosialisasi. Oleh sebab itu jumlah kasus positif Corona menjadi naik 21.000 setelah status lockdown diberlakukan. Italia masih menjadi negara di Eropa yang paling parah terdampak Virus Corona COVID-19, dengan jumlah kematian sudah melebihi 1.400 orang hingga akhir pekan kemarin.

ketidakpahaman antara kedua definisi tersebut membuat sebagian warga menjadi panik. Oleh karena itu mereka takut tidak bisa berbelanja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan akhirnya mereka memborong barang-barang di supermarket karena panik.

Dengan memahami perbedaan kedua istilah ini, kita bisa menerapkan tindakan mana yang kebih efektif untuk mencrgah oenyebaran Virus Corona COVID-19, tidak hanya untuk melindungi diri sendiri,tapi juga memikirkan kondisi kesehatan orang lain.

Hopefully my blog can give some benefits đź’›

See you next on Aestheticblog đź‘‹

Stay safe and healty my World ❤

(Dont forget to follow+like+comment+share)

avatar Dyennadwi

Oleh Dyennadwi

Moody, humoris

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai